[YOGYAKARTA, 7 Januari 2026] – Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar kegiatan Pendampingan Penganggaran Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Pendidikan. Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan Pemerintah Daerah di wilayah DIY memberikan alokasi anggaran yang optimal guna mencapai target layanan pendidikan yang berkualitas dan merata pada tahun anggaran 2026.
Kegiatan yang berlangsung di [Nama Lokasi/Hotel] ini menghadirkan perwakilan dari Dinas Pendidikan, Bappeda, serta Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dari lima Kabupaten/Kota di wilayah D.I. Yogyakarta.
Sinkronisasi Pusat dan Daerah Kepala BPMP DIY dalam sambutannya menekankan bahwa SPM Pendidikan adalah urusan pemerintahan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar. Oleh karena itu, perencanaan dan penganggarannya harus berbasis pada data yang akurat, terutama merujuk pada hasil Rapor Pendidikan.
“Pendampingan ini bertujuan untuk menyinergikan program pusat dengan prioritas daerah. Kita ingin memastikan bahwa di tahun 2026, tidak ada lagi ketimpangan kualitas layanan antar satuan pendidikan. Fokus kita adalah pemenuhan kebutuhan dasar murid di seluruh pelosok Yogyakarta,” ujarnya.
Fokus Utama Penganggaran 2026 Dalam sesi pendampingan, para peserta dibimbing untuk memetakan indikator-indikator SPM yang masih memerlukan intervensi, seperti:
Peningkatan kompetensi literasi dan numerasi.
Pemenuhan sarana prasarana pendidikan yang layak.
Penguatan iklim keamanan dan inklusivitas di sekolah.
Melalui pendampingan ini, diharapkan Pemerintah Daerah dapat menyusun dokumen perencanaan anggaran yang lebih tepat sasaran (DPA/RKPD), sehingga setiap rupiah yang dialokasikan berdampak langsung pada peningkatan mutu pembelajaran.
Menuju Layanan Pendidikan yang Akuntabel Selain aspek teknis penganggaran, kegiatan ini juga menekankan pentingnya akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan dana pendidikan. Dengan perencanaan yang matang sejak dini, BPMP DIY optimis bahwa target Standar Pelayanan Minimal Pendidikan di DIY dapat melampaui rata-rata nasional pada tahun 2026 mendatang.
BPMP DIY berkomitmen untuk terus mengawal proses ini melalui fungsi advokasi dan pendampingan berkelanjutan, demi terwujudnya transformasi pendidikan yang berkelanjutan bagi seluruh anak bangsa di wilayah Yogyakarta.




